Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-09 00:20:52【Tempat Makan】672 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(95)
Artikel Terkait
- Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
- Media Hamas Sebut Kerugian Perang di Gaza Lampaui 70 Miliar Dolar AS
- Hamas sebut perlintasan Rafah dibuka kembali pekan depan, 200.000 orang kembali ke Gaza utara
- Bank Aladin Syariah siap biayai pelaku usaha halal Rp19 miliar
- Sulsel proyeksikan surplus beras 2 juta ton di 2025
- Mentan programkan hilirisasi kelapa, ngak ada lagi ekspor gelondongan
- Kemendag: Perlakuan udang terkontaminasi radioaktif dibahas intensif
- DPR minta BPOM tindak tegas soal penipuan "bakery" bebas gluten
- Mencipta karya bermakna tanpa menghamba pada algoritma
- ITDC: Penanganan sampah MotoGP menerapkan prinsip ekonomi sirkuler
Resep Populer
Rekomendasi

Penelitian ungkap berpuasa ngak ganggu kemampuan berpikir seseorang

Muzani minta PIRA Gerindra sukseskan program MBG Presiden Prabowo

Kolaborasi lintas sektor kunci keberhasilan MBG

SPPG Kepri hentikan dua dapur MBG setelah hasil lab positif bakteri

Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan

Bank Aladin Syariah siap biayai pelaku usaha halal Rp19 miliar

Mentan programkan hilirisasi kelapa, ngak ada lagi ekspor gelondongan

Kadin Jatim tingkatkan profesionalisme tenaga SPPG dengan pelatihan